I. Metode pengikatan strip (Strip Bonding Method)
1. Langkah-langkah konstruksi
- Aplikasi perekat:
- Gunakan spatula bergerigi khusus untuk mengoleskan perekat secara merata di sepanjang sisi panjang papan plastik yang diekstrusi untuk membentuk strip perekat kontinu dengan lebar sekitar 50mm dan ketebalan 8-10mm.
- Jarak strip perekat harus dikontrol pada 150-200mm untuk memastikan bahwa area yang ditutupi oleh perekat adalah ≥40% dari area papan (disesuaikan dengan kebutuhan beban angin).
- Pemasangan papan:
- Setelah menempelkan papan berlapis perekat ke akar rumput, gunakan penggaris rata untuk mengoreksi kerataannya dan periksa dengan penggaris 2m, dengan kesalahan ≤3mm.
- Cadangan sambungan ekspansi dan kontraksi 3-5 mm di antara papan, dan lapisi papan dengan sambungan terhuyung-huyung (sambungan terhuyung vertikal ≥200 mm).
2. Adegan yang berlaku
- Cocok untuk dinding beton atau batu dengan tingkat dasar ≤3mm/2m.
- Pada gedung bertingkat, perlu bekerja sama dengan penahan mekanis (4-6 baut jangkar per meter persegi di atas 6 lantai).
3. Keuntungan Teknis
- Distribusi lapisan perekat secara terus menerus, membentuk permukaan tegangan yang seragam, kekuatan geser hingga 0,15MPa.
- Mengurangi kemungkinan drum berongga, terutama cocok untuk area dengan tekanan angin tinggi (lebih disukai bila tekanan angin dasar ≥0,5kN/m²).
Kedua, metode strip point (Metode Peripheral dan Spot Bonding)
1. Langkah-langkah konstruksi
- Proses pengaplikasian perekat komposit:
- Sepanjang perimeter papan dilapisi bingkai lem tertutup lebar 50mm, bagian dalam sesuai dengan tata letak berbentuk bunga plum dengan diameter 100mm, titik lem tebal 10mm, jarak ≤ 300mm.
- Total area ikatan harus ≥60% (meningkat menjadi 70% ketika lingkungan basah atau lapisan akhir tebal).
- Pemadatan sekunder:
- Setelah papan di dinding perlu diremas operasi tekanan (amplitudo perpindahan 5-10mm), untuk memastikan bahwa titik lem dan tingkat akar rumput bersentuhan penuh.
- Fokus pada pemeriksaan kualitas ikatan di sudut, panjang degumming tepi harus <50mm.
2. Skenario yang berlaku
- Buruknya kerataan akar rumput (3-5mm/2m) dari proyek renovasi.
- Sistem finishing ringan (misalnya plester tipis) atau area bertekanan angin rendah (<0,3kN/m²).
3. Fitur teknis
- Titik lem membentuk lapisan penyangga tegangan elastis yang dapat beradaptasi dengan deformasi dasar ±2mm.
- Efisiensi konstruksi sekitar 30% lebih tinggi dibandingkan metode pengikatan strip, namun kepadatan titik lem perlu dikontrol dengan ketat.
Ketiga, poin kendali mutu utama
1. pengobatan tingkat akar rumput:
- Kekuatan tarik akar rumput beton ≥ 0,3MPa, dinding pasangan bata perlu melakukan lapisan perataan mortar semen.
- Jumlah lapisan antarmuka ≥ 200g/m², keringkan hingga sentuhan jari tangan anti lengket sebelum konstruksi.
2. Parameter teknis perekat:
- Kekuatan rekat awal (1 jam) > 0,5MPa, kekuatan akhir (28 hari) > 0,7MPa.
- Kontrol waktu buka dalam 1,5-2 jam, untuk menghindari kerak koloid mempengaruhi ikatan.
3. Perawatan terperinci:
- Bukaan pintu dan jendela dengan pemotongan pelat utuh tipe L untuk mengurangi penyambungan.
- Bagian sudut Yin dan Yang terhuyung-huyung, dan tambahan tambahan kain jaring tahan alkali.
Keempat, pemilihan perbandingan metode
| Indikator | Metode penempelan strip | Metode titik strip |
| Daerah ikatan | 40-50% | 60-70% |
| Substrat yang berlaku | Level tinggi (Δ≤3mm/2m) | Perataan rata-rata (Δ≤5mm/2m) |
| Ketahanan Tekanan Angin | Luar biasa (Δ1.0kPa) | Bagus (0,6-1,0kPa) |
Konsumsi Bahan Konsumsi perekat kira-kira |
5kg/m² | 6kg/m² |
| Kecepatan konstruksi | 15-20m2/hari | 20-25m2/hari |
Catatan: Menurut Standar Teknis Teknik Isolasi Termal Eksternal Dinding Luar (JGJ 144-2019), bila finishing menghadap batu bata, metode pengikatan strip harus digunakan dengan wire mesh baja galvanis dan penahan ganda.
V. Pencegahan dan pengendalian masalah umum
- Drum kosong terjatuh: sebagian besar karena waktu buka perekat melebihi batas atau kadar air akar rumput > 8%, disarankan untuk menggunakan papan XPS dengan alur pembuangan.
- Retak papan: selesaikan perawatan jahitan tertanam (batang polietilen berbusa + sealant) dalam waktu 24 jam setelah pemasangan.
- Efek jembatan dingin: Bagian baut jangkar perlu menggunakan selongsong insulasi panas khusus, koefisien kehilangan jembatan termal Ψ ≤ 0,05W/(mK).
Pilihan metode pemasangan yang ilmiah dan penerapan standar teknologi yang ketat, dapat memastikan bahwa sistem insulasi XPS mencapai masa pakai desain (biasanya tidak kurang dari 25 tahun). Disarankan untuk melakukan uji bagian sampel sebelum konstruksi untuk memverifikasi kekuatan ikatan dan kompatibilitas sistem.